Entah mengapa  sampai saat ini masih saja terjadi

Di sela nafas ku sebelum tidur

Kumasih saja teringat akan dirimu, cinta ku yang sudah usai

Apa yang telah kau goreskan sejauh ini tampaknya masih berkeliaran liar di kepalaku

Tak bisakah kau berhenti saja?

Apakah memang kita kisah yang belum usai?

Meskipun ada cinta yang baru datang padamu,

Akankah di hatimu benar ada dirinya yang menggantikan ku

Semudah itukah?

Tapi yang aku yakini, kau sama dengan diriku

Walau rasanya enggan untuk kusapa lagi dirimu dalam rindu.

Bahagiakah dirimu dengan yang baru?

Pun kini ku punya cerita cinta baru, apakah aku benar bahagia didalamnya  layaknya bersama mu?

Tak terjawab.

Jalani saja.

Mungkin ini yang terbaik.

Aku harus memaksakan diriku untuk yakin pada kisahku saat ini.

Jika kau memang tak ingin aku lagi. sekarang maupun dalam rahasia tuhan yang akan datang.

Jakarta, 23 Oktober 2017, 00:23 AM
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notify me of followup comments via E-Mail.
You can also followup comments without commenting.