adinda
aku masih seksama mengulas masa indah kita
aku merasakan,masih terlalu basah
luka yang baru semalam kau gores
kini kau basuh lagi dengan cuka dan air garam
dan kau tinggalkan ku bersama cinta kita
adindaku tersayang
gadis jelita yang hanya dapat ku kenang
masih belum luput dari bayangku
bayang bayang senyum indah di antara dua lesung pipi
dan
kupu biru yang kita lepas di tepian danau senja itu
dan
saat kau pinta ku panjatkan batang hingga ke dahan
dan selalu,kau beri tatapan haru kala kau meminta
hingga kini pun tak ku sangka
tak ku asa ku menahan angan tuhan untuk memintamu
kau di ambilnya
tinggal aku sepenggal saja dengan cerita
kasih,
terbujur lah kau bersama mimpi kita
akan ku rindukan tangis,canda,tawa dan tingkah jenakamu itu
sayang,
biarkan aku di sini,
tetap menikmati biasan cahaya dan refleksi keindahan senja di tepi telaga
kasih,terlelap lah,aku masih menyimpan cinta kita di kotak penuh makna aku mengagumimu

Written by : Cemplenk Minoritas

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notify me of followup comments via E-Mail.
You can also followup comments without commenting.